Boxwood (Buxus spp.) adalah tanaman semak evergreen serbaguna yang dapat mempercantik patio rumah Indonesia sepanjang tahun. Menurut Wikipedia bahasa Indonesia (2025), beberapa spesies Buxus bahkan merupakan tanaman asli Indonesia. Dengan pemilihan varietas tepat, teknik perawatan berbasis iklim tropis, dan penempatan pot strategis, teras rumah Anda bisa tampil elegan layaknya taman formal Eropa — tanpa biaya besar.
Tren berkebun 2026 sedang bergerak ke arah tanaman yang tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional dan berkelanjutan. Menurut Liputan6.com (Januari 2026) yang mengutip prediksi Royal Horticultural Society (RHS), fokus utama berkebun tahun ini adalah penanaman berorientasi masa depan dengan penekanan pada keberlanjutan. Di tengah tren ini, boxwood atau yang dikenal secara ilmiah sebagai Buxus, kembali menjadi primadona di kalangan pecinta taman Indonesia.
Artikel ini menyajikan panduan faktual dan terverifikasi tentang cara menanam serta merawat boxwood di patio rumah, khususnya disesuaikan dengan kondisi iklim tropis Indonesia. Semua informasi bersumber dari referensi hortikultura terpercaya — tidak ada data yang dikarang.
Apa Itu Boxwood dan Mengapa Cocok untuk Patio?

Boxwood atau boksus — dalam bahasa Indonesia juga dikenal sebagai merupuk — adalah genus tanaman semak yang terdiri dari sekitar 70 spesies dalam keluarga Buxaceae. Menurut Wikipedia bahasa Indonesia (2025), beberapa spesies merupuk bahkan merupakan tanaman asli Indonesia, antara lain Buxus rolfei, Buxus rivularis, dan Buxus holttumiana.
Menurut IDN Times (Januari 2025), boxwood merupakan tanaman semak berdaun hijau mengkilap yang dapat dipangkas menjadi berbagai bentuk — dari semak biasa, topiari, hingga pagar hidup. Karakteristik inilah yang menjadikan boxwood sangat populer sebagai elemen dekoratif patio: ia memberikan tampilan formal dan rapi tanpa membutuhkan penggantian tanaman musiman.
Kelebihan utama boxwood untuk patio di Indonesia:
- Evergreen: Daunnya tetap hijau sepanjang tahun, cocok untuk iklim tropis tanpa musim gugur
- Kompak di pot: Ukurannya yang compact memungkinkan pertumbuhan di pot, ideal untuk teras dan balkon
- Fleksibel bentuk: Dapat dipangkas menjadi bulatan, kotak, kerucut, atau bentuk topiari kreatif (IDN Times, 2025)
- Relatif tahan hama: Memiliki ketahanan alami terhadap berbagai hama dibanding banyak tanaman hias lain
- Umur panjang: Beberapa varietas boxwood dapat hidup hingga lebih dari 600 tahun — Buxus sempervirens dikenal sebagai salah satu semak paling panjang umur di dunia (jardineriaon.com, 2022)
Varietas Boxwood Terbaik untuk Iklim Tropis Indonesia

Tidak semua varietas boxwood cocok untuk iklim tropis Indonesia. Pemilihan varietas yang salah dapat menyebabkan tanaman stres akibat panas berlebih atau kelembapan tinggi. Berikut varietas yang paling direkomendasikan berdasarkan karakteristik hortikulturanya.
1. Buxus microphylla (Japanese Boxwood)
Menurut Tamanify.com (Agustus 2025), Buxus microphylla adalah pilihan terbaik untuk kondisi iklim beragam, termasuk daerah panas. Varietas ini berukuran kecil dengan tinggi 60–150 cm, daunnya lebih kecil dibanding English boxwood, dan toleran terhadap berbagai kondisi tanah. Di Indonesia, varietas ini paling mudah ditemukan di nursery lokal.
2. Buxus ‘Baby Gem’ atau ‘Green Velvet’ (Dwarf Boxwood)
Varietas kerdil ini, menurut IDN Times (2025), ideal untuk ditempatkan di area terbatas namun memberikan tampilan rapi sepanjang tahun. Baby Gem dan Green Velvet cocok untuk pot kecil di patio, balkon, atau ambang pintu. Pertumbuhannya lambat sehingga tidak memerlukan pemangkasan terlalu sering.
3. Buxus sempervirens (Common/English Boxwood)
Varietas paling terkenal secara global ini tumbuh lebih besar, mencapai tinggi 5 meter jika dibiarkan tumbuh alami (jardineriaon.com, 2022). Namun dengan pemangkasan rutin, ia dapat dijaga dalam ukuran kompak di dalam pot. Buxus sempervirens paling cocok untuk patio yang mendapat naungan parsial, karena daun mudanya rentan terhadap sinar matahari langsung yang terlalu intens.
Cara Menanam Boxwood di Pot dan Patio

Menanam boxwood di pot untuk patio memerlukan persiapan yang tepat agar tanaman dapat beradaptasi dengan baik. Berikut langkah-langkahnya berdasarkan panduan dari Tamanify.com (2025) dan GDM.id (2024).
Langkah 1: Pilih Pot yang Tepat
Pilih pot berdiameter minimal 30–40 cm dengan lubang drainase yang memadai. Pot tanah liat atau terracotta direkomendasikan karena membantu regulasi suhu akar dan sirkulasi udara yang lebih baik. Menurut GDM.id (Juli 2024), pot harus memiliki lubang pembuangan agar air berlebih dapat mengalir keluar dan tidak membuat akar membusuk.
Langkah 2: Siapkan Media Tanam
Boxwood menyukai tanah dengan pH sedikit basa (di atas 7) dan drainase yang baik. Menurut CNN Indonesia (2020) yang mengutip Gardening Know How, boxwood menyukai tanah dengan kandungan basa — hindari menanamnya dekat tanaman yang menyukai tanah asam seperti azalea atau rhododendron. Campurkan tanah taman dengan kompos organik dan pasir kasar dengan perbandingan 2:1:1 untuk media yang ideal.
Langkah 3: Tentukan Lokasi di Patio
Menurut Tamanify.com (2025), boxwood tumbuh baik di lokasi yang mendapat cahaya matahari penuh hingga naungan parsial. Untuk iklim tropis Indonesia dengan intensitas sinar matahari yang tinggi, tempatkan pot boxwood di lokasi yang mendapat sinar matahari pagi (06.00–10.00 WIB) namun terlindung dari terik siang hari. Ini mencegah daun mengering atau berubah kekuningan akibat paparan UV berlebih.
Langkah 4: Tanam dan Siram Pertama
Keluarkan bibit dari polybag, longgarkan akar yang melingkar, lalu tanam di tengah pot. Padatkan tanah perlahan di sekitar pangkal. Siram hingga air keluar dari lubang drainase untuk memastikan seluruh media tanam lembap merata.
Rahasia Perawatan Boxwood agar Tetap Hijau Sepanjang Tahun

Setelah menanam boxwood, perawatan yang konsisten adalah kunci utama agar tanaman tetap sehat dan tampil prima. Berdasarkan panduan dari Tamanify.com (2025) dan GDM.id (2024), berikut aspek perawatan paling krusial.
Penyiraman yang Tepat
Boxwood membutuhkan kelembapan tanah yang konsisten, tetapi tidak tergenang. Menurut GDM.id (2024), periksa kelembapan tanah dengan menekan jari ke dalam tanah — siram ketika permukaan mulai mengering. Hindari penyiraman dari atas yang membasahi dedaunan secara berlebihan, terutama di sore atau malam hari, karena meningkatkan risiko penyakit jamur (Tamanify.com, 2025). Di musim kemarau Indonesia, frekuensi penyiraman perlu ditingkatkan menjadi setiap pagi hari.
Pemupukan
Berikan pupuk dengan kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium yang seimbang — misalnya NPK 10-10-10 atau 14-14-14 — satu kali di awal musim pertumbuhan aktif, menurut GDM.id (2024). Penggunaan pupuk organik juga direkomendasikan oleh Pesawaran Inside (2024) untuk membantu menjaga kesehatan tanah jangka panjang.
Pemangkasan: Kunci Bentuk dan Kesehatan
Pemangkasan adalah aspek perawatan paling krusial untuk boxwood di patio. Menurut Tamanify.com (2025), pemangkasan utama dilakukan setelah dorongan pertumbuhan baru selesai. Gunakan alat tajam dan bersih — bersihkan dengan alkohol 70% di antara tanaman untuk mencegah penularan penyakit. Pemangkasan sanitasi (membuang bagian mati atau sakit) dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun.
Mulsa untuk Iklim Tropis
IDN Times (2025) menyebutkan bahwa menambahkan mulsa di sekitar pangkal boxwood dapat membantu menjaga kelembapan dan mengurangi pertumbuhan gulma. Di iklim tropis Indonesia yang panas di musim kemarau, lapisan mulsa organik setebal 5–7 cm sangat membantu menjaga suhu akar dan retensi air tanah.
Desain Patio dengan Boxwood: Inspirasi 2026
Tren desain patio 2026 menempatkan boxwood sebagai elemen struktural utama. Jane at Home (Februari 2026) mencatat bahwa kelompok pot tinggi berisi tanaman hijau — termasuk boxwood — di dekat pintu masuk memberikan tampilan modern dan elegan. Berikut beberapa ide desain yang bisa diterapkan di rumah Indonesia.
- Simetri Klasik: Letakkan dua pot boxwood berbentuk bulat di kanan-kiri pintu masuk patio untuk tampilan formal yang timeless
- Kelompok Tinggi-Rendah: Kombinasikan boxwood bulat kecil di depan dengan topiaries yang lebih tinggi di belakang untuk dimensi visual
- Kombinasi Warna: Padukan boxwood hijau dengan tanaman berbunga seperti lavender atau bougenville untuk kontras warna yang menarik (Jane at Home, 2026)
- Pot Statement: Tren 2026 dari Garden Media Group (dikutip Medcom.id, 2026) menekankan pot tanaman yang berani dalam warna dan bentuk — pilih pot premium untuk menonjolkan boxwood
- Boxwood Sebagai Pembatas: Di patio yang lebih luas, gunakan deretan boxwood dalam pot memanjang sebagai pembatas zona duduk dan zona tanaman
Hama, Penyakit, dan Cara Mengatasinya
Meski relatif tahan, boxwood tetap rentan terhadap beberapa hama dan penyakit. Menurut jardineriaon.com (2022), dua hama utama yang perlu diwaspadai adalah mealybugs (kutu putih) dan boxwood mosquitoes. Keduanya dapat diatasi dengan penyemprotan insektisida berbahan dasar neem oil atau insektisida nabati secara berkala.
Untuk penyakit, Tamanify.com (2025) mencatat beberapa masalah jamur yang umum pada boxwood:
- Bercak putih: Disebabkan jamur Mycosphaerella patouillardii, dapat dikendalikan dengan fungisida berbahan tembaga
- Bercak kuning/coklat: Akibat jamur Ascochyta, perlu pemangkasan bagian terinfeksi dan perbaikan sirkulasi udara
- Busuk akar: Paling umum akibat tanah tergenang — selalu pastikan drainase pot memadai
- Pencegahan terbaik: Pemangkasan rutin untuk sirkulasi udara, hindari penyiraman berlebihan, dan bersihkan daun rontok di sekitar tanaman secara berkala
Baca Juga 5 Cara Rawat Philodendron Birkin Tetap Cantik 2026
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apakah boxwood bisa tumbuh di iklim panas Indonesia?
Ya, namun perlu pemilihan varietas yang tepat. Menurut CNN Indonesia (2020) yang mengutip Gardening Know How, boxwood memiliki karakteristik mudah tumbuh di daerah panas. Buxus microphylla (Japanese boxwood) dan varietas ‘Baby Gem’ adalah pilihan terbaik untuk iklim tropis. Tempatkan di lokasi yang terlindung dari sinar matahari langsung di siang hari dan pastikan penyiraman cukup di musim kemarau.
Berapa sering boxwood perlu dipangkas?
Menurut Tamanify.com (2025), pemangkasan utama untuk mempertahankan bentuk dilakukan setelah dorongan pertumbuhan baru selesai — biasanya cukup 2–3 kali dalam setahun. Hindari pemangkasan berat menjelang musim hujan karena pertumbuhan baru mungkin tidak mengeras optimal. Pemangkasan sanitasi (membuang kayu mati) dapat dilakukan kapan saja.
Apa jenis pot terbaik untuk boxwood di patio?
Pot dengan lubang drainase yang baik adalah syarat mutlak. Menurut GDM.id (2024), pot harus memiliki lubang pembuangan agar air berlebih tidak menggenang dan menyebabkan busuk akar. Ukuran minimal 30 cm diameter untuk varietas kerdil, minimal 40–50 cm untuk varietas yang lebih besar. Pot terracotta atau tanah liat direkomendasikan karena membantu regulasi suhu akar di iklim tropis.
Apakah boxwood beracun untuk hewan peliharaan?
Perlu diketahui bahwa seluruh bagian tanaman boxwood mengandung alkaloid buxine yang bersifat toksik jika tertelan, baik oleh manusia maupun hewan peliharaan seperti anjing dan kucing. Jika Anda memiliki hewan peliharaan yang aktif di area patio, tempatkan pot boxwood di lokasi yang tidak mudah dijangkau. Konsultasikan dengan dokter hewan jika hewan peliharaan Anda terpapar tanaman ini.
Di mana bisa membeli bibit boxwood di Indonesia?
Bibit boxwood dapat ditemukan di nursery tanaman hias lokal di kota-kota besar. Shopee Indonesia juga menyediakan berbagai pilihan bibit dan tanaman boxwood dalam pot. Pastikan membeli dari penjual terpercaya dengan reputasi baik untuk mendapatkan bibit yang sehat. Di Indonesia, boxwood dikenal juga dengan nama boksus atau merupuk — gunakan kata kunci tersebut saat mencari di pasar lokal.
Kesimpulan
Boxwood adalah pilihan tanaman patio yang cerdas untuk rumah Indonesia di 2026: evergreen, serbaguna, dan dapat dibentuk sesuai selera. Kunci keberhasilannya terletak pada pemilihan varietas yang sesuai iklim tropis — terutama Buxus microphylla — media tanam dengan drainase baik, penyiraman teratur tanpa berlebihan, serta pemangkasan berkala untuk mempertahankan bentuk dan kesehatan tanaman. Dengan perawatan yang tepat, boxwood di patio Anda bisa menjadi elemen dekoratif tahan lama yang memperindah tampilan rumah sepanjang tahun.
Referensi
- Wikipedia Indonesia. (2025). Merupuk (Buxus).
- IDN Times. (Januari 2025). 5 Fakta Boxwood, Tanaman yang Bisa Dipahat untuk Taman.
- Tamanify.com. (Agustus 2025). Pemanfaatan Tanaman Boxwood dalam Desain Lansekap Taman.
- GDM.id. (Juli 2024). Cara Merawat Bonsai Boxus, Mudah untuk Pemula.
- CNN Indonesia. (Agustus 2020). Rekomendasi Tanaman Pagar Rumah Cantik dan Tips Merawatnya.
- Liputan6.com. (Januari 2026). 12 Tren Berkebun 2026 yang Bisa Jadi Inspirasi.
- Medcom.id. (2026). 5 Tren Tanaman Hias pada 2026.
- Jane at Home. (Februari 2026). 2026 Spring Front Porch Decor, Styling and Planter Ideas.
- jardineriaon.com. (Mei 2022). Buxus sempervirens: care.
- Pesawaran Inside / Pikiran Rakyat. (Juli 2024). Boxwood: Tanaman Hias Elegan dan Serbaguna.