image 13 Clos Margot Home

Galon Bekas Jadi Media Tanam Padi di Pasar Minggu, Jakarta


Ringkasan: Di RPTRA Belimbing, Pasar Minggu, warga menanam padi di galon bekas untuk menekan limbah plastik dan memperkuat ketahanan pangan. Program ini dimulai dari 300 galon dan dicanangkan menjadi 1.200 galon. Panen pertama dari 300 galon menghasilkan sekitar 50 kilogram beras.

Apa itu budi daya padi di galon bekas ala Pasar Minggu?

Galon Bekas Jadi Media Tanam Padi di Pasar Minggu, Jakarta

Ini adalah praktik urban farming: galon air minum bekas dipotong dan diisi media tanam, lalu ditanami padi. Di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Posyantek Kreya Loka menjalankannya di RPTRA Belimbing. Tujuannya mengurangi limbah plastik dan menjaga ketahanan pangan warga sekitar, menurut Katadata.

Mengapa galon bekas untuk media tanam padi penting di 2026?

Galon Bekas Jadi Media Tanam Padi di Pasar Minggu, Jakarta

Lahan sawah menyusut, sementara kota butuh cara menanam di ruang sempit. Penelitian Politeknik Negeri Jember mencatat luas panen padi nasional turun 245,47 ribu hektare (2,30%), dari 10,66 juta hektare pada 2020 menjadi 10,41 juta hektare pada 2021. Penurunan itu dikaitkan dengan berkurangnya lahan, dan peneliti mendorong budi daya padi tanpa tanah di perkotaan. Sumbernya: publikasi Polije.

Di sisi sampah, galon yang sulit terurai dapat diberi fungsi baru sebagai wadah tanam. Mahasiswa di Kampung Njawani menyebut hal serupa dalam jurnal I-Com Juni 2025.

Untuk Jakarta Selatan, ada juga motif ekonomi. Pemerintah kota menyebut pola tanam mandiri bisa memangkas jalur distribusi kebutuhan pokok dan ikut menekan inflasi, menurut Journalarta.

Data program: yang terverifikasi dari pemberitaan

Galon Bekas Jadi Media Tanam Padi di Pasar Minggu, Jakarta

Tabel ini merangkum angka dari sumber publik. Ini bukan data riset internal kami.

MetrikNilaiSumberPeriode
Galon awal300 galonKatadata (keterangan Suparno, Posyantek Kreya Loka)Sejak Oktober 2025
Target galon1.200 galonKatadata; JournalartaDiluncurkan 27 Juli 2026
Panen pertama (300 galon)± 50 kg berasKatadataDilaporkan Juli 2026
LokasiRPTRA Belimbing, Kel. Pasar MingguKatadata; detikNewsJuli 2026
Rencana replikasiSeluruh kelurahan di Jakarta Selatan, jika tren positifJournalartaJuli 2026

Perhitungan sederhana dari angka itu: 50 kg dibagi 300 galon kira-kira 0,17 kg beras per galon. Ini hanya rata-rata kasar dari satu kali panen yang dilaporkan media. Varietas padi, umur tanam, dan hasil per galon belum dipublikasikan oleh sumber mana pun yang saya temukan.

Siapa yang menjalankan dan bagaimana alurnya?

Galon Bekas Jadi Media Tanam Padi di Pasar Minggu, Jakarta

Program dijalankan Posyantek Kreya Loka, pos pelayanan teknologi warga. Galon dikumpulkan dari anggota dan masyarakat sekitar. Pupuk organik dibuat sendiri dari kompos sisa makanan, dedaunan, dan kotoran hewan ternak milik anggota, menurut Katadata.

Pada 27 Juli 2026, Pemkot Jakarta Selatan bersama DPRD DKI meluncurkan penanaman di lokasi yang sama. Wali Kota Syafrin Liputo menekankan pemilahan sampah dari sumbernya: organik jadi pupuk, anorganik seperti galon jadi wadah tanam. Selain padi, direncanakan cabai, pakcoy, dan palawija.

Soal hasil panen, laporan media berbeda. Katadata menyebut beras dibagikan ke anggota dan warga yang membutuhkan. detikNews menyebut hasil didistribusikan ke koperasi swadaya warga. Keduanya mungkin berjalan bersamaan, tetapi pembagian pastinya belum dijelaskan.

Contoh lain galon bekas sebagai media tanam di Indonesia

Galon Bekas Jadi Media Tanam Padi di Pasar Minggu, Jakarta

Pasar Minggu bukan satu-satunya. Beberapa contoh yang terdokumentasi:

  1. Kampung Njawani: program pengabdian 13 hari mengumpulkan 50 galon dari warga, dimulai 22 Maret 2025, dengan kebun bersama bernama Bonsurgo.
  2. Alfamidi dan bank sampah: puluhan galon bekas dipakai menanam cabai dan tomat, menurut Antara.
  3. Pengabdian masyarakat Umbuton: satu tahun memakai 50 unit pot galon di pekarangan warga dan lahan wakaf.
  4. Desa Banjarejo, Kediri: galon bekas dibuat pot berkarakter, dengan alasan strukturnya kokoh dan tahan lama, menurut RRI.
  5. Program Go Green: galon bekas dipotong dan diisi media tanam serta benih sayuran, menurut jurnal STIE Stekom.

Cara menerapkan galon bekas sebagai media tanam: langkah dasar

Langkah berikut mengikuti tahapan yang didokumentasikan di Kampung Njawani dan program Go Green. Jadwal, takaran, dan varietas padi belum ada di sumber, jadi tidak saya tulis. Sebaiknya Anda tanyakan ke penyuluh pertanian setempat.

  1. Kumpulkan galon bekas dari tetangga, anggota komunitas, atau bank sampah.
  2. Siapkan alat: cutter atau gunting, media tanam, dan benih.
  3. Potong galon sesuai bentuk wadah yang diinginkan.
  4. Cat galon jika ingin tampilan rapi, seperti di Kampung Njawani.
  5. Isi media tanam. Pasar Minggu memakai pupuk organik hasil kompos sendiri.
  6. Tanam bibit. Padi menjadi pilihan di Pasar Minggu karena berasnya makanan pokok.
  7. Pantau berkala. Program pendampingan di sumber akademik memakai kunjungan rutin agar kegiatan berkelanjutan.

Apa saja tantangannya?

Beberapa hal belum terjawab oleh sumber publik:

  • Hasil per galon baru satu data (± 50 kg dari 300 galon), jadi belum cukup untuk menyimpulkan kelayakan ekonomi.
  • Varietas, kebutuhan air, dan umur panen di galon belum dipublikasikan.
  • Pemkot menyebut 1.200 galon “sedang diuji ketahanannya”, jadi model ini masih tahap uji.

Karena itu, perlakukan galon bekas sebagai pelengkap ketahanan pangan rumah tangga dan edukasi pemilahan sampah, bukan pengganti sawah.

Baca Juga Cara Perbaiki Plafon Gypsum Sendiri: Panduan Mengatasi Retak, Lubang, dan Kerusakan Tanpa Panggil Tukang

FAQ — Galon bekas media tanam padi di Pasar Minggu

Apa itu budi daya padi di galon bekas di Pasar Minggu?

Warga menanam padi di galon air minum bekas yang dipotong dan diisi media tanam. Program di RPTRA Belimbing, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dijalankan Posyantek Kreya Loka untuk mengurangi limbah plastik dan menjaga ketahanan pangan, dimulai sejak Oktober 2025.

Berapa galon yang dipakai dan berapa hasilnya?

Awalnya 300 galon, kini dicanangkan menjadi 1.200 galon. Panen pertama dari 300 galon menghasilkan sekitar 50 kilogram beras, menurut keterangan anggota Posyantek kepada Katadata. Data panen dari 1.200 galon belum dipublikasikan per 23 Oktober 2026.

Bagaimana cara memulai?

Cara memulai: 1) kumpulkan galon bekas, 2) potong dan siapkan wadah, 3) isi media tanam dengan kompos, 4) tanam bibit, 5) pantau berkala. Untuk varietas dan jadwal, konsultasikan ke penyuluh pertanian setempat karena sumber publik belum merincinya.